Bunda Meminta

Selalu saja tidak ada perubahan. Dari dulu hingga kini bunda selalu mengatakan yang sama. Apa yang bunda pikir tentang aku? Anak bodohkah aku?

"Seharusnya kau jangan lakukan itu?" bunda berkata lagi. Entah sudah keberapa kalinya bunda mengatakan itu padaku. Dan entah kenapa akupun mendengarkannya hanya seperti angin pantas. Sudah kudengar ribuan kali. Dan mungkin jutaan kali. Sejak kali aku masih dengan memakai celana dalam saja hingga kini aku memakai pakaian lengkap.

Duh bunda. Kalau aku sedang marah yang ku anggap perkataanmu hanya sebagai sebuah ocehan. Ingin rasanya aku tidak dilahirkan oleh Ibu sepertimu.

Aku marah. Aku menggerutu. Aku memakimu dalam hati.

Tidak terpikir apa maksud perkataanmu.

Kini aku jauh darimu. Jarak membentang luas antara kita. Kau jauh bunda. Aku berteriak bebas. Aku bisa melakukan apapun yang aku mau tanpa harus khawatir kau mengritikku.

Tapi aku salah. Aku sunyi. Aku sendiri. Aku kehilangan tempat berlabuh. Aku hilang.

Aku butuh kau bunda.

Ya. Aku butuh dirimu.

DBLN, 12.26-170209

No comments :

Post a Comment

Contact

Name

Email *

Message *

 

. Template by Ipietoon Blogger Template