L e L a H

Bisa saja aku pergi. Tanpa rasa yang disebut kemanusiaan. Karena aku lelah. Lelah untuk mengerti setan setan yang rakus berdiskusi hal ihwal yang menyangkut jati diri. Jati diri? Bukan, bukan, jati diri.

Dengar kau bicara lugas bak si raja kusir yang terusir. Membuatku muak. Bisa apa kau selain bicara menghantam lawanmu?

Bisa apa aku pula untuk hentikan kau dari pongahmu yang hampir membuatku muntah. Dan juga seisi bumu ini ingin mengeluarkan yang ada.

Lelahku ucap pada setiap barisan kata yang terucap. Setidaknya kata itu tahu bahwa aku LELAH.

DBLN, 15.11-010209

No comments :

Post a Comment

Contact

Name

Email *

Message *

 

. Template by Ipietoon Blogger Template