Negeri Di Suatu Hari

Kepada kisah bersambung,

Telah tertulis paragraf tentangmu
Pada tiap lembaran kertas basah
Yang dialirkan oleh kebencian dan keserakahan
Dan darah yang mengalir,
Mengental, hingga mengering, lalu
Membeku bersama dasa

Maaf untuk cinta
Tiap sisi 'tlah sesak dengan amarah
Kau asing disini, di tempat ini, dihati ini

Kau bukan sepenggal
Bahkan secuil yang mampu mengerayap
Dalam gempita gelap yang menyekat

:cinta ingin bermimpi

DBLN, 10.40-030309

5 comments :

  1. permisi..aq mau mencuri..boleh ya.

    banyak yang bisa aq curi disini lalu ku pelajari dalam ruangku..makanya aq izin dlu sama mb..biar hasil curianku berguna dan bermanfaat..

    ReplyDelete
  2. sajak-sajakmu semakin kaya saja...

    ReplyDelete
  3. ass.wrwb
    Nah..ini..ini yang kucari
    adem,menyejukkan dan bermakna
    salam kenal
    wasalam

    ReplyDelete
  4. jeng... pertama kali dateng ke sini.. salam kenal yach.. nice poem jeng apalagi didukung dengan suasana rumah yang romantis abis ini.. MasyaAlloh... cantik banget jeng..rumah jeng sri..

    ReplyDelete

Contact

Name

Email *

Message *

 

. Template by Ipietoon Blogger Template