Sultan-Ku

Lalu lalang
Aku berlalu dan menghampiri
Tak jua kudengar sultan inspirasiku
Sekedarpun berbisik

Karena terpaku dengan kodrat
Ku biarkan diam dan angkuh
Bertahta cantik diantara
Rindu yang menyesakkan kalbu

Tak mengapalah sultanku
Toh, aku bisa mencumbumu dalam syair,

DBLN, 16.50-181109

1 comment :

Contact

Name

Email *

Message *

 

. Template by Ipietoon Blogger Template