BejadMu MoralKu

5 comments :
Senyum tersungging tak manis
Namun mata ini bak menangkap senyum si tampan

Katamu terangkai bagaikan raja hutan

Yang menelanjangimu pada etika norma

Lagi, Engkau merajut gelagat kebejatan

Yang orang anggappun kau memang sibejad
Harusnya kau bisa berpura-pura

Ya, Sedikit setidaknya sebagai sitampan beradab
Atau tidak sedikit untuk aku yang disaji seperti puteri


Lihat mata nalar yang menatapmu jijik
Atau iri?
Karena romantis yang kau pikir manis

Celakanya kau terlukis sempurna, sesempurna pangeran

Datang melempar segelondong benang primitif
Cinta dari negri berantah

Kenapa pula aku menyambutnya?


Ah, kau lagi memang tahu cara hempaskan aku

Pada asmara romantik belantaramu

Yang kulihat seperti onggokkan sampah

Kenapa juga rasaku seperti melayang-layang?


DBLN, 14.58-300109

Marifat Terdamba

9 comments :
Langit membuka jiwa yang terhaus akan khalam
Lapisan 7 membawa ruh pada Sang Maha Dzat
Sementara diri terpekur pada dzikir kesunyian
Terlingkar pada setiap Alif yang tersirat

GetarGetar tasbih entah ribuan terhitung
Keringat memeluh tubuh tak rasakan apa

Akal hilang pada alunan penyebutan Sang Illahi
Rasa mendamba ingin berjumpa yang didamba
Sebab Ruh terasa telah terpisah dengan raganya

Menghamba terucap lirih dihati
Bila saja nampak kebesaranNYA yang TERlalu
Mungkin ruh akan selamanya bertahta bersamaNYA
Tapi takapa, karena itu yang teringinkan dari hamba penghiba


DBLN, 18.46-300109

Karena Engkau

24 comments :
Yang menjadikan aku sebuah nama

Kau sebut aKu Indonesia

Karena katamu aku cantik
Dengan kepulauannya
Aku kaya dengan alamnya

Begitu katamu,
Kalau sedang memanjakanKu

Karena Engkau,

Aku lahir menjadi sebuah tempat
Kaupun terlahir dan tumbuh dalam
Benih-benih serat milikKu

Bersamamu, aku tercipta dan ada

Karena Engkau,
Engkau menjadi bukan si siapa
Untuk Aku Negrimu

Dan beginilah rupa dan warnaKu

Mengapa memaki?
Mengapa membenci?

Inilah aku
Hasil karyamu
Yang jauh dari mimpimu

DBLN, 16.37-200409

TOPENG

16 comments :
Hanya untuk,
Yang bernama KEPALSUAN
Aku dikenakan
Karena aku benci
Menjadi diriku

Aku si cantik
Untuk diriku

Biarkan aku menyatu
Pada dusta
Karena itulah
Diriku yang hakiki

Aku hampa
Tanpa TOPENGku

DBLN, 19.06-090409

Negeri Di Suatu Hari

5 comments :
Kepada kisah bersambung,

Telah tertulis paragraf tentangmu
Pada tiap lembaran kertas basah
Yang dialirkan oleh kebencian dan keserakahan
Dan darah yang mengalir,
Mengental, hingga mengering, lalu
Membeku bersama dasa

Maaf untuk cinta
Tiap sisi 'tlah sesak dengan amarah
Kau asing disini, di tempat ini, dihati ini

Kau bukan sepenggal
Bahkan secuil yang mampu mengerayap
Dalam gempita gelap yang menyekat

:cinta ingin bermimpi

DBLN, 10.40-030309

Contact

Name

Email *

Message *

 

. Template by Ipietoon Blogger Template